Antibacterial Effectiveness of Green Okra Leaf Extract (Abelmoschus Esculentus (L.) Moench) Var. Naila) Against Staphylococcus Aureus

Authors

  • Ajeng Kurniati Roddu Indonesia Timur University
  • Dewi Isnaeni Indonesia Timur University
  • Suherman Baharuddin Indonesia Timur University

DOI:

https://doi.org/10.37010/mnhj.v5i1.1420

Keywords:

green okra leaves, extract, antibacterial, staphylococcus aureus

Abstract

Gambar 1. Diameter Zona Hambat (millimeter) Buatan Tumbuhan Okra Berwarna (Abelmuschus escolentus Var. Nayla  ) melawan Staphylucoccus aoreus Masa Inkubasi 1 x 24 Jam pada suhu 370C

References

Lalu. 2009. Inovasi Bahan Normal Seri 2 Obat Modern Dipertimbangkan Kembali dan Rilis yang Diperpanjang. Distribusi ITB : Bandung.

Andry M., Winata HS. 2022. Tes Coba Aktivitas Obat Streptococcus Mutans dan Definisi Formulasi Pasta Gigi dengan Konsentrat Kandungan alkohol Bahan Alami Okra Berwarna (Abelmuschus escolentus ) dan tulang ikan (Thunnini ). Buku Harian Obat dan Ilmu Pengetahuan. Ya. 5 No.2.

Dinas Kesejahteraan Republik Indonesia. 1995. Keluaran Farmakope Indonesia IV. Dinas Kesejahteraan Republik Indonesia : Jakarta

Dinas Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia 2007. Pendataan Obat, Pembangunan Daerah dan Sarana Apotek : Jakarta.

Fatiyah H. 2015. Kecukupan Obat Konsentrat Tumbuhan Okra Merah (Abelmuschus escolentus Var. Zabina ) Melawan Staphylucoccus aoreus . Staf Apotek Perguruan Tinggi Indonesia Timur.

Hanani, E., 2016, Investigasi Fitokimia, EGC, Jakarta

Irianto, K. 2014. Bakteriologi Klinik, Mikologi Klinik dan Virologi Klinik, Alfa Beta Distributor : Bandung.

Jawetz, M., Adelberg. 2007. Ilmu Mikroba Klinis. Edisi 23. Spesialis Bahasa : Hurawati Hartanto dkk. Buku Klinik EKG : Jakarta.

Katzung, BG, 2004, Farmakologi Fundamental dan Klinis, Versi 8, Salemba Medika, Surabaya.

Lisnawati N., Handayani IA., Fajrianti N. 2016. Investigasi Flavonoid dari Konsentrat Kandungan alkohol 96 persen Kulit Buah Okra Merah (Abelmuschus escolentus L.Muench ) Memanfaatkan Kromatografi Lapis Kecil dan Spektrofotometri UV-Vis. Ibnu Buku Harian Logis Sina. Jil. 1 No.1.

Manik A., Melati M., Kurniawati A., dkk. 2019. Hasil dan Sifat Okra Merah (Abelmuschus escolentus L.Muench ) dan Okra Berwarna dengan Berbagai Macam Pupuk Kandang. Buku Harian Agronomi Indonesia.Vol. 47 No.1.

Mulyati dan Diah. 2008. Tes Coba Antidiabetik Konsentrat Kandungan alkohol Produk Alam Okra (Abelmoscus esculenthus ) pada Tikus Putih Jantan.

Mun'im, A., Hanani, E. 2011. Fitoterapi Dasar. Dian Rakyat; Jakarta

Musthofa, F., Maulana, S., & Robbani, H. (2020). Digitalisasi Model dan Desain Triase Pandemi Influenza H1N1; Fokus pada Pencegahan Penularan di Sistem Pelayanan Kesehatan. NUCLEUS, 1(2), 95–101. https://doi.org/10.37010/nuc.v1i2.171

Nilesh J. dkk. 2012. Survei tentang: Abelmoscus esculenthus. Farmasi Vol I.

Nona M., Ginda H. 2018. Tes Coba Aksi Penguatan Sel Konsentrat Kandungan alkohol Bahan Alam Okra Berwarna (Abelmuschus escolentus ) Memanfaatkan Spektrofotometri UV-Vis. Gudang Kelembagaan Perguruan Tinggi Sumatera Utara.

Pratiwi, ST., 2008, Ilmu Mikroba Obat, Erlangga Distributor, Jakarta

Radji, M. 2013. Ilmu Mikroba Bahan Bacaan : Apotek dan Panduan Mahasiswa Klinis. Buku Klinik EGC : Jakarta.

Septianingrum NMAN., Hapsari WS., Syariffudin A. 2018. Bukti Kandungan Fitokimia Okra Merah (Abelmuschus enculentus ) Konsentrat dan Tes Kecukupan Anti Racun Terhadap Escherechia coli Organisme mikroskopis. Catatan Harian Narkoba Indonesia. Jil. 1 No.2.

Susilowati, A. 2017. Tes Aksi Agen Pencegahan Kanker Konsentrat Kandungan alkohol Okra Berwarna (Abelmuschus escolentus L. Muench ) dan okra merah (Abelmuschus escolentus L. Kultivar Merah Burgundy) memanfaatkan strategi FTC (Ferric Thiocyanate ). Toko Kelembagaan Sekolah Umum Ilmu Kesejahteraan.

Tjay, TH, Rahardja, K. 2007. Signifikansi Pengobatan. Versi VI. PT. Elex Media : Jakarta.

Tjitrosoepomo, G. 2013. Kategorisasi Ilmiah Spermatophyta Tumbuhan. Gajah Mada : Pers Perguruan Tinggi.

Warsa, U, C. 2014. Mata Kuliah Ilmu Mikroba Klinis, Versi yang Diubah. UI Pers : Jakarta.

Yudo, K. 1991. Pendirian Okra. Kasinius : Yogyakartalow birth weight infants. Pediatrics, 113(5), pp.1209-1215

Thoene, M.K. and Anderson-Berry, A.L., 2018. A review of best evidenced-based enteral and parenteral nutrition support practices for preterm infants born< 1,500 grams. Pediatric medicine. 1

Trintis, J., Donohue, P., and Aucott, S. 2010, Outcomes of early parenteral nutrition for premature infants. Journal of Perinatology, 30(6), 403-407.

United Nations Children’s Fund and World Health Organization. 2004. Low Birthweight: country, regional and global estimates. New York: UNICEF.

Valentine, C.J., Fernandez, S., Rogers, L.K., Gulati, P., Hayes, J., Lore, P., Puthoff, T., Dumm, M., Jones, A., Collins, K. and Curtiss, J., 2009. Early amino-acid administration improves preterm infant weight. Journal of Perinatology, 29(6), pp.428-432.

Vilanova, C.S., Hirakata, V.N., de Souza Buriol, V.C., Nunes, M., Goldani, M.Z. and da Silva, C.H., 2019. The relationship between the different low birth weight strata of newborns with infant mortality and the influence of the main health determinants in the extreme south of Brazil. Population health metrics, 17(1), p.15.

WHO. 2004. Optimal feeding of low-birth-weight infants: technical review. Switzerland: World Health Organization.

Published

2024-01-23

How to Cite

Roddu, A. K., Isnaeni, D., & Baharuddin, S. (2024). Antibacterial Effectiveness of Green Okra Leaf Extract (Abelmoschus Esculentus (L.) Moench) Var. Naila) Against Staphylococcus Aureus. Maternal &Amp; Neonatal Health Journal, 5(1), 7–13. https://doi.org/10.37010/mnhj.v5i1.1420
Abstract viewed = 127 times